05 Desember 2014

Aplikasi Analisis Kuantitatif


Dalam melakukan penelitian dikenal suatu model atau metode penelitin yang digunakan yaitu metode Kualitatif dan Kuantitatif. Metode Kualitatif dan Kuantitatif merupakan metode penelitian yang secara definisi maupun pelaksanaannya bertolak belakang. Pengertian dan perbedaan dari ke dua metode tersebut yaitu:

1.      Metode Penelitian Kualitatif
Adalah metode yang lebih menekankan pada aspek pemahaman secara mendalam terhadap suatu masalah daripada melihat permasalahan untuk penelitian generalisasi. Metode penelitian ini lebih suka menggunakan teknik analisis mendalam (in-depth analysis), yaitu mengkaji masalah secara kasus perkasus karena metodologi kulitatif yakin bahwa sifat suatu masalah satu akan berbeda dengan sifat dari masalah lainnya. Tujuan dari metodologi ini bukan suatu generalisasi tetapi pemahaman secara mendalam terhadap suatu masalah. Penelitian kualitatif berfungsi memberikan kategori substantif dan hipotesis penelitian kualitatif.
2.      Metode Penelitian Kuantitatif
Adalah metode yang lebih menekankan pada aspek pengukuran secara obyektif terhadap fenomena social. Untuk dapat melakukan pengukuran, setiap fenomena social di jabarkan kedalam beberapa komponen masalah, variable dan indicator. Setiap variable yang di tentukan di ukur dengan memberikan symbol – symbol angka yang berbeda – beda sesuai dengan kategori informasi yang berkaitan dengan variable tersebut. Dengan menggunakan symbol – symbol angka tersebut, teknik perhitungan secara kuantitatif matematik dapat di lakukan sehingga dapat menghasilkan suatu kesimpulan yang belaku umum di dalam suatu parameter. Tujuan utama dati metodologi ini ialah menjelaskan suatu masalah tetapi menghasilkan generalisasi. Generalisasi ialah suatu kenyataan kebenaran yang terjadi dalam suatu realitas tentang suatu masalah yang di perkirakan akan berlaku pada suatu populasi tertentu. Generalisasi dapat dihasilkan melalui suatu metode perkiraan atau metode estimasi yang umum berlaku didalam statistika induktif. Metode estimasi itu sendiri dilakukan berdasarkan pengukuran terhadap keadaan nyata yang lebih terbatas lingkupnya yang juga sering disebut “sample” dalam penelitian kuantitatif. Jadi, yang diukur dalam penelitian sebenarnya ialah bagian kecil dari populasi atau sering disebut “data”. Data ialah contoh nyata dari kenyataan yang dapat diprediksikan ke tingkat realitas dengan menggunakan metodologi kuantitatif tertentu. Penelitian kuantitatif mengadakan eksplorasi lebih lanjut serta menemukan fakta dan menguji teori-teori yang timbul.

Untuk menganalis penelitian kuantitatif diperlukan alat bantu berupa program, program yang sering digunakan adalah SPSS. Aplikasi analisis kuantitatif adalah skala pengukuran, metode analisis data, mengoperasikan program SPSS, mendisain variabel, entry data, uji normalitas, mengaplikasikan data dengan metode statistik nonparametrik, perbedaan rata-rata dua sampel berpasangan dan dua sampel independen serta mengaplikasikan data dengan metode statistik nonparametrik, uji ranking sampel independen Mann-Whitney dan metode Cochran, metode Friedman dan metode Kurskal- Wallis, metode model regresi dan korelasi, baik yang sederhana maupun berganda, syarat asumsi klasik dalam suatu analisis data, uji asumsi klasik dalam suatau model persamaan regresi berganda, model regresi dengan menggunakan variabel bebas dummy, model regresi dengan model LPM dan Logistik, model regresi dengan variabel moderating, model regresi dengan variabel intervening, analisis faktor, analisis diskriminan,analisis sesuai dengan kasus.
Dengan Aplikasi analisis kuantitatif diharapkan mampu mengidentifikasi dan menerapkan beberapa metode kuantitatif, seperti statistik nonparametrik, statistik parametrik yang mencakup pengenalan skala pengukuran, uji normalitas, uji tanda berangking Wilcoxon, uji rangking sample independen Mann-Witney, analisis k kelompok sampel, regresi sederhana, regresi berganda, regresi dengan variabel data kualitatif (dummy), serta analisis multivariate.

Refrensi:
1.      Sugiyono, (2014), Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Cetakan ke-20. Penerbit Alfabeta, CV, Bandung.
2.      Siegel, Sidney, 1985. Statistik Nonparametrik Untuk Ilmu-Ilmu Sosial, PT Gramedia, Jakarta.
3.      Singgih Santoso, 2001. Statistik Nonparametrik, Buku Latihan SPSS, PT Elex Media Komputindo Kelompok Gramedia, Jakarta.
4.      Singgih Santoso, 2001. Statistik Parametrik, Buku Latihaft SPSS, PT Elex Media Komputindo Kelompok Gramedia, Jakarta.
5.      Damodar N. Gujarati, 2002, Basic Economics, Fourth Edition, Mc Graw Hill.
6.      Solimun, 2002, Structural Equation Modeling Lisrel dan Amos, Diktat Program Pasca Sarjana. Univ. Brawijaya,
7.      Singgih Santoso, 2001, Riset Pemasaran, PT Elex Media Komputindo Kelompok Gramedia, Jakarta.
8.      Hair Anderson, Tatham Black, Multivariate Data Analysis, Fifth Edition, Prentice-Hall International, Inc.
9.      Ghozali, Imam, 2001, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.
10.  Ghozali, Imam dan Castellan, John, 2002, Statistik Nonparametrik – Teori dan Aplikasi Dengan Program SPSS, BP Undip Semarang.
11.  Drs.Sumanto.M.A. , 1995 , Metodologi Penelitian Sosial Dan  Pendidikan , Yogyakarta : Andi Offset.


EmoticonEmoticon