Results for Akuntansi


Dalam dunia akuntansi, terdapat banyak istilah dan konsep penting yang digunakan untuk menggambarkan berbagai aspek keuangan dan pelaporan keuangan suatu entitas. Pemahaman yang baik terhadap istilah dan konsep penting sangatlah penting. Kamus akuntansi menyediakan panduan yang diperlukan untuk memahami berbagai istilah dan konsep yang digunakan dalam akuntansi., kita akan menjelajahi beberapa istilah kunci dalam kamus akuntansi dan memberikan penjelasan yang jelas untuk setiap istilah tersebut.

Aktiva:

Aktiva merujuk pada semua sumber daya ekonomi yang dimiliki oleh suatu entitas yang dapat memberikan manfaat ekonomi di masa depan. Contoh dari aktiva termasuk kas, piutang, persediaan, tanah, bangunan, dan kendaraan. Aktiva memainkan peran penting dalam menentukan nilai kekayaan suatu entitas.

Pasiva:

Pasiva merujuk pada kewajiban finansial atau klaim terhadap entitas yang muncul sebagai akibat dari transaksi atau peristiwa masa lalu. Contoh dari pasiva meliputi hutang, pinjaman, dan ekuitas pemilik. Pasiva mencerminkan sumber pendanaan aktiva yang dimiliki oleh suatu entitas.

 

Neraca:

Neraca adalah laporan keuangan yang menggambarkan posisi keuangan suatu entitas pada suatu titik waktu tertentu. Neraca terdiri dari dua bagian utama, yaitu aktiva dan pasiva. Bagian aktiva mencerminkan apa yang dimiliki oleh entitas, sedangkan bagian pasiva mencerminkan sumber pendanaan aktiva tersebut. Neraca memberikan gambaran tentang seberapa sehat atau kuat keuangan suatu entitas.

Rugi Laba:

Rugi laba adalah laporan keuangan yang menggambarkan pendapatan dan beban suatu entitas selama periode tertentu, biasanya satu tahun. Rugi laba mencerminkan keuntungan atau kerugian bersih yang dihasilkan oleh entitas setelah memperhitungkan pendapatan dan beban. Laporan ini penting untuk mengevaluasi kinerja keuangan entitas dan mengukur sejauh mana entitas tersebut menghasilkan laba.

 Arus Kas:

Arus kas adalah laporan keuangan yang merekam arus masuk dan arus keluar kas suatu entitas selama periode tertentu. Laporan ini mencakup sumber-sumber arus kas seperti operasi, investasi, dan pendanaan. Arus kas memberikan informasi yang penting mengenai kemampuan entitas untuk menghasilkan kas, membayar hutang, dan berinvestasi dalam kegiatan operasionalnya.

Memahami istilah dan konsep dalam kamus akuntansi merupakan langkah penting dalam memahami dan menerapkan prinsip-prinsip akuntansi dengan benar. Dalam artikel ini, kami telah menjelaskan beberapa istilah utama seperti aktiva, pasiva, neraca, rugi laba, dan arus kas. Dengan pengetahuan yang baik tentang kamus akuntansi, Anda akan dapat menginterpretasikan ilmu akuntansi secara teori maupun praktek langsung.

Dalam artikel ini saya akan membagikan beberapa link download kamus akuntansi yang bisa didapatkan secara gratis.

Bahasa Indonesia:

1.       Kamus Akuntansi Kemendikbud                                               Download

2.       Kamus Akuntansi Universitas Tri Sakti                                     Download

Bahasa Inggris :

1.       AccountingTools.com: Situs ini menyediakan kamus akuntansi online yang mencakup berbagai istilah dan konsep akuntansi.

2.       MyAccountingCourse.com: Situs ini menawarkan kamus akuntansi yang mencakup berbagai istilah dan definisi yang relevan. Anda dapat mengunduh kamus akuntansi mereka dalam format PDF secara gratis.

3.       AccountingCoach.com: Situs ini menawarkan kamus akuntansi online gratis yang mencakup istilah dan konsep akuntansi yang penting.

4.       Investopedia.com: Investopedia adalah sumber informasi keuangan terkenal yang menyediakan kamus akuntansi online yang mencakup berbagai istilah dan konsep akuntansi.

 

Demikian artiket mengenai kamus akuntansi, apabila ada tambahan mohon beri masukan di kolom komentar. Terima kasih. 

putu suardiana May 21, 2023
Read more ...
Perkembangan dunia akademis menuntut setiap mahasiswa, dosen dan peneliti maupun praktisi akademis untuk bersinggungan dengan jurnal dan ebook. Permasalahan yang dihadapi adalah sulitnya mendapatkan jurnal internasional yang tidak berbayar, karena ketika pencarian junal internasional melalui internet, kebanyakan harus membayar untuk download jurnal tersebut. 


Sebenarnya jurnal internasional gratis tersedia cukup banyak untuk di download. Hanya saja memang dalam pencarian melalui Google lebih banyak keluar halaman-halaman Jurnal yang berbayar. Untuk itu disini penulis akan cantumkan beberapa situs penyedia Jurnal Internasional yang tidak berbayar (Open Access Journals).

Berikut beberapa link yang penulis ketahui dan akan selalu penulis update setiap kesempatan, dan mohon apabila ada informasi yang belum penulis masukkan, dengan hormat penulis mohon masukan teman-teman untuk berbagi informasi. 

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas)
Perpustakaan nasional Republik Indonesia (Perpusnas) menyediakan fasilitas akses ke link atau situs penyedia jurnal berbayar yang sudah di sewa oleh perpustakaan nasional.Namun untuk bisa mengakses jurnal-jurnal tersebut harus mendaftarkan diri menjadi anggota Perpusnas. Cara menjadi anggota Perpusnas bisa dilihat disini

Directory of Open Access Journals
www.doaj.org
Directory of Open Acces Journal menyediakan fasilitas pencarian untuk link-link menuju halaman-halaman Jurnal Internasional gratis.Pada hasil pencarian disebutkan nama dan link website, ISSN, subjek bahasan jurnal tersebut, publisher, negara, bahasa yang digunakan dalam jurnal tersebut, dsb.

Economics E-Journal
www.economics-ejournal.org/
Economics E-Journal menyediakan jurnal-jurnal ekonomi yang tidak berbayar. Tersedia jurnal-jurnal dari berbagai bahasan ilmu ekonomi seperti Makro dan Mikro Ekonomi, Ekonomi Publik, Kebijakan Ekonomi dan lain-lain.

Chemistry Central Journal
http://journal.chemistrycentral.com/home/
Chemistry Central Journal menyediakan jurnal-jurnal gratis dengan bahasan Ilmu Kimia secara umum. Meliputi seluruh aspek ilmu kimia seperti Kimia Analitik, Kimia Lingkungan, Kimia Organik dan Anorganik, dan sebagainya.

Duke Environment Law and Policy Forum
www.law.duke.edu/journals/delpf/
Duke Environment Law & Policy Forum menyediakan jurnal-jurnal mengenai bahasan di bidang hukum.

International Organization of Scientific Research (IOSR)
IOSR adalah asosiasi ilmuwan, ulama Penelitian, Profesor, Direktur, Manajer, Insinyur, orang Farmasi berbagai bidang seperti Teknik, Manajemen, Farmasi, Ilmu Terapan, dan Matematika.
IOSR membantu para peneliti bebas biaya dengan memberikan arah yang tepat dalam penelitian mereka dengan bantuan anggota asosiasi penelitian di seluruh dunia.

ScienceDirect merupakan situs penyedia jurnal, buku dan artikel yang dipublikasikan dalam jurnal Open Access permanen gratis untuk semua orang untuk mengakses segera setelah dipublikasi.

Library Genesis: Scientific Articles
Library Genesis: Scientific Articles menyediakan berbagai jurnal gratis mulai dari tahun lama sampai terbaru yang bisa didownload secara gratis sesuai dengan bidang ilmu dan seri jurnal yang ingin dicari.
 
Mandeley merupakan situs penyedia jurnal online gratis, selain itu mandeley juga menyediakan software dekstop untuk mempermudah pencarian jurnal ilmiah. 

 *NB: Sebaiknya instal Internet Download Manager (IDM) dulu untuk mempermudah dalam download jurnal dan file PDF lainnya.
putu suardiana December 25, 2014
Read more ...
Setiap mahasiswa, dosen, peneliti dan praktisi akademis akan selalu berhubungan dan membutuhkan refrensi dan literatur baik berupa buku, jurnal, majalah, ebook, dll. kali ini saya akan sampaikan  cara mendapatkan jurnal gratis dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) yang bisa didapatkan secara gratis.

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas)


Untuk menjadi anggota Perpusnas, silahkan lakukan pendaftaran secara online melalui http://keanggotaan.pnri.go.id, atau dengan mengunjungi gedung layanan Perpusnas di Jalan Salemba Raya 28 Jakarta Pusat / Jalan Merdeka Selatan 11 Jakarta Pusat.

Bagaimana cara mendapatkan akses jurnal-jurnal internasional lewat PNRI, silakan ikuti cara-cara berikut:

1. Daftarkan diri Anda sebagai anggota PNRI melalui tautan: http://keanggotaan.pnri.go.id/daftar.aspx. Semua tabel yang bertanda * wajib diisi. Dan, meskipun kolom “alamat email” tidak bertanda *, sebaiknya bagian ini tetap diisi.
1
2. Setelah melengkapi semua tabel isian, klik pada kotak kecil di samping tulisan “Saya menyatakan data yang diisi benar dan dapat dipertanggungjawabkan, serta setuju untuk mentaati segala peraturan Perpustakaan Nasional RI”. Setelah itu, klik DAFTAR.
2
3. Anda akan mendapatkan ucapan selamat berikut nama serta nomor anggota, seperti gambar di bawah ini. Sekedar saran, salin Nama dan Nomor Anggota dan simpan di program pengolah teks di komputer/laptop Anda. Ini dimaksudkan sebagai tindakan antisipasi jika suatu saat terjadi kelupaan yang sudah menjadi sifat dasar manusia.
3
4. Buka tautan ini http://e-resources.pnri.go.id/, lalu klik “Registrasi Akun”. Setelah itu, Anda akan dibawa ke halaman pengisian form, seperti gambar di bawah ini:
4
5. Isilah semua tabel yang tersedia. Lalu, klik “Register”.
5
Pihak PNRI akan melakukan proses verifikasi terhadap pendaftaran yang Anda ajukan. Silakan tunggu email oleh pengelola PNRI yang berisi pemberitahuan bahwa akun Anda telah aktif. Pengalaman saya, di hari kerja, proses verifikasi di sini tidak sampai 1 kali 24 jam.
Setelah mendapatkan email pemberitahuan status akun Anda, silakan masuk kembali ke halaman http://e-resources.pnri.go.id, masukkan “Username” dan “Password” Anda, dan nikmatilah pengalaman berselancar ke beragam publikasi jurnal dan buku internasional melalui sejumlah database yang dilanggan oleh PNRI.

Sumber: http://ahsanology.com
putu suardiana December 25, 2014
Read more ...

putu suardiana January 09, 2014
Read more ...
Depresiasi adalah penurunan dalam nilai fisik properti seiring dengan waktu dan penggunaannya. Dalam konsep akuntansi, depresiasi adalah pemotongan tahunan terhadap pendapatan sebelum pajak sehingga pengaruh waktu dan penggunaan atas nilai aset dapat terwakili dalam laporan keuangan suatu perusahaan. Depresiasi adalah biaya non-kas yang berpengaruh terhadap pajak pendapatan. 
Depresiasi didasarkan pada 3 faktor :
1.     harga perolehan : biaya yang dikeluarkan sampai aktiva siap digunakan
2.     nilai sisa : jumlah yang akan diterima pada saataktiva itu dijual atau ditarik dari penggunaannya
3.     masa manfaat : jangka waktu pemakaian aktiva yang diharapkan oleh perusahaan.
a.     factor fisik contoh : kerusakan
b.     factor ekonomi
1.ketidaklayakan : apabila suatu aktiva tidak berguna lagi bagi perusahaan tertentu karena permintaan akan produk perusahaan itu telah meningkat.
2. penggantian, penggantian suatu aktiva dengan aktiva lainnya yang lebih efisien.

Properti yang dapat didepresiasi harus memenuhi ketentuan berikut:
1. Harus digunakan dalam usaha atau dipertahankan untuk menghasilkan pendapatan.
2. Harus mempunyai umur manfaat tertentu, dan umurnya harus lebih lama dari setahun.
3. Merupakan sesuatu yang digunakan sampai habis, mengalami peluruhan/ kehancuran, usang, atau mengalami pengurangan nilai dari nilai asalnya.
4. Bukan inventaris, persediaan atau stok penjualan, atau properti investasi.
Properti yang dapat didepresiasi dikelompokkan menjadi:
- nyata (tangible): dapat dilihat atau dipegang. Terdiri dari properti personal (personal property) seperti mesin-mesin, kendaraan, peralatan, furnitur dan item-item yang sejenis; dan properti riil (real property) seperti tanah dan segala sesuatu yang dikeluarkan dari atau tumbuh atau berdiri di atas tanah tersebut.
- tidak nyata (intangible). Properti personal seperti hak cipta, paten atau franchise.
Depresiasi merupakan komponen penting dalam analisis ekonomi teknik, karena:
1. Dapat dipergunakan untuk mengetahui nilai suatu asset sesuai dengan waktu.
2. Dapat dipergunakan untuk mengalokasikan depresiasi (accounting depreciation) nilai asset tersebut. Pengalokasian tersebut dipergunakan untuk menjamin bahwa asset yang telah diinvestasikan dapat diperoleh kembali setelah masa layannya selesai.
3. Dengan depresiasi dapat dipergunakan untuk pengurangan pengenaan pajak dengan jalan bahwa asset yang diinvestasikan diperhitungkan sebagai biaya produksi, sehingga hal ini berkaitan dengan pajak.


METODE GARIS LURUS
Tahun
Jml terdepresiasi
Biaya depresiasi
Akumulasi depresiasi
Nilai buku
19x1
19x2
19x3
19x4
19x5
12.000.000
12.000.000
12.000.000
12.000.000
12.000.000
2.400.000
2.400.000
2.400.000
2.400.000
2.400.000
2.400.000
4.800.000
7.200.000
9.600.000
12.000.000
10.600.000
8.200.000
5.800.000
3.400.000
1.000.000

  1. tariff depresiasi
  1. depresiasi pertahun
  1. nilai buku setelah 5 tahun
  1. tariff depresiasi : 100% / umur taksiran
  1. depresiasi : (harga perolehan – nilai sisa) x tariff depresiasi/tahun
  1. nilai buku
Tahun
Jml terdepresiasi
Tariff
Biaya depresiasi
Akumulasi depresiasi
Nilai buku
19x1
19x2
19x3
19x4
19x5
13.000.000
7.800.000
4.680.000
2.808.000
1.685.000
40%
40%
40%
40%
40%
5.200.000
3.120.000
1.872.000
1.123.000
685.000
5.200.000
8.320.000
10.192.000
11.315.000
12.000.000
7.800.000
4.680.000
2.808.000
1.685.000
1.000.000


Dalam metode garis lurus maka nilai terdepresi / nilai yang didepresiasikan dari sebuah aktiva dibagi rata sepanjang taksiran umur manfaat aktiva tersebut.
Depresiasi=( Nilai Aktiva – Residu ) / Taksiran Umur Manfaat
contoh
Sebuah truk dibeli oleh PT Suka Maju pada tgl 1 Februari 19x1, harga beli Rp. 12.000.000, biaya perbaikan Rp. 1.000.000 taksiran nilai residu Rp. 1.000.000, taksiran masa manfaat 5 tahun, tentukan depresiasi
biaya depresiasi = 13.000.000 – 1.000.000 / 5 : 2.400.000
table depresiasi
Hitunglah
dari suatu aktiva yang berharga Rp. 10.000.000 yang dibeli tanggal 5 Januari. Setelah akhir umur manfaatnya selama 10 tahun nilai sisa Rp. 2.000.000.
: 100% / 10 : 10%
 : 10.000.000 – 2.000.000 x 0,1
: 800.000/ tahun
depresiasi selama 5 tahun : 800.000 x 5 = Rp. 4.000.000
nilai buku : harga perolehan – akumulasi depresiasi
 : 10.000.000 – 4.000.000
: 6.000.000

METODE UNIT PRODUKSI
Dalam metode ini nilai depresiasi tergantung kepada banyaknya produksi yang sudah dihasilkan oleh aktiva tersebut ( biasanya berupa mesin produksi ). Semakin banyak produksi yang dihasilkan oleh mesin tersebut maka akan semakin banyak pula depresiasinya.
Depresiasi =( Produksi yang dihasilkan / Taksiran Kemampuan Berproduksi ) x Nilai Terdepresi
Contoh :
PT Kita membeli mobil bekas seharga Rp. 600.000 dan mengeluarkan Rp. 150.000 sebagai biaya reparasi, berapa depresiasinya dan nilai buku pada akhir tahun kedua jika mobil tersebut mempunyai nilai sisa Rp. 150.000 dan taksiran umur manfaat 85.000 km lagi, pada tahun pertama mobil dipakai sejauh 12.000 km dan tahun ke dua menempuh 14.000 km
depresiasi perunit : 750.000 – 150.000 / 85.000 km
: Rp 7 / km
Depresiasi th 1 : 7 x 12.000 : 84.000
th 2 : 7 x 14.000 : 98.000
akumulasi depresiasi : 84.000 + 98.000 = 182.000
nilai buku akhir tahun kedua : 750.000 – 182.000 = 568.000

METODE SALDO MENURUN GANDA
Metode ini tidak memperhitungkan adanya nilai sisa / residu. Depresiasi tiap periode menggunakan prosentasi yang sama akan tetapi menghasilkan nilai yang berbeda karena nilai depresiasi pertama mengurangi nilai aktiva pada periode kedua dan seterusnya. Artinya nilai aktiva setiap periode selalu berbeda karena nilai aktiva menurun.
Prosentasi Depresiasi =( 100% / taksiran umur manfaat )x2 
Depresiasi Periode 1= Prosentase Depresiasi xNilai Aktiva Periode 1
DEpresiasi Periode 2 =Prosentase Depresiasi x Nilai Aktiva Periode2. Dimana nilai aktiva periode 2 adalah nilai aktiva awal dikurangi nilai depresiasi periode 1.
contoh :
Sebuah truk dibeli oleh PT Bromo pada tgl 1 Januari 19x1, harga beli Rp. 12.000.000, biaya perbaikan Rp. 1.000.000 taksiran nilai residu Rp. 1.000.000, taksiran masa manfaat 5 tahun, tentukan depresiasi
biaya depresiasi : 13.000.000 x 40% : 5.200.000
Jika suatu aktiva mempunyai nilai sisa maka depresiasi untuk tahun terakhir dihitung sbb :
Depresiasi : Nilai buku awal tahun terakhir – nilai sisa
: 1.685.000 – 1.000.000 : 685.000
METODE JUMLAH ANGKA TAHUN
Dalam metode ini depresiasi pada periode pertama jumlahnya paling besar dan dan pada periode terakhir depresiasinya paling kecil. Jadi depresiasi setiap periode berkurang sesuai dengan jumlah angka tahun taksiran umur manfaatnya. Jika taksiran umur manfaat n tahun maka cara menghitungnya adalah
S = n(n+1)/2
Depresiasi tahun 1 =( n / S ) x Nilai Terdepresi
Depresiasi tahun 2=( ( n-1 )/ S ) x Nilai Terdepresi 
Depresiasi tahun 3=( ( n-2 ) / S ) x Nilai Terdepresi
Seterusnya sampai habis taksiran umur manfaatnya.
Contoh :
Sebuah mesin dibeli oleh PT Texmaco, berapa depresiasinya untuk 2 tahun pertama jika mesin punya nilai sisa 192.000 dan taksiran umur manfaat 25 tahun, harga mesin tersebut 1.350.000
Jawab
S : 25 (25+1) / 2 : 325
Jumlah terdepresiasi : 1.350.000 – 192.000 : 1.158.000
Depresiasi : jumlah terdepresiasi x angka pecahan
Th 1 : 1.158.000 x 25/325 : 89.077
2 : 1.158.000 x 24/325 : 85.513

putu suardiana June 27, 2013
Read more ...
Time Value of Money adalah nilai waktu dari uang, di dalam pengambilan keputusan  jangka panjang, nilai waktu memegang peranan penting.
Seiring dengan pesatnya perkembangan bisnis, konsep nilai waktu dari uang       ( time value of money ) telah mendapat tempat yang demekian penting.
Berikut adalah beberapa contoh terapan yang terkait dengan konsep nilai waktu dari uang :
-  Tabungan
-  Pinjaman bank
Konsep nilai waktu uang di perlukan oleh manajer keuangan dalam mengambil keputusan ketika akan melakukan investasi pada suatu aktiva dan pengambilan keputusan ketika akan menentukan sumber dana pinjaman yang akan di pilih.
Suatu jumlah uang tertentu yang di terima waktu yang akan datang jika di nilai sekarang maka jumlah uang tersebut harus di diskon dengan tingkat bunga tertentu (discountfactor). Tentunya hal ini akan sangat membantu kita dalam perencanaan-perencanaan dimasa mendatang. Banyak hal yang dapat kita perhitungkan menggunakan rumus-rumus dari perhitungan present value, future value, present anuity dan future anuity seperti merencanakan tabungan pendidikan untuk anak-anak dan tabungan masa depan.
Suatu jumlah uang tertentu saat ini di nilai untuk waktu yang akan datang maka jumlah uang tersebut harus di gandakan dengan tingkat bunga tertentu ( Compound factor)

Future Value      
Nilai masa depan merupakan nilai dari jumlah dana yang ada sekarang pada suatu tanggal tertentu di masa depan dengan mengaplikasikan bunga majemuk (compound interest) dalam satu periode waktu tertentu. Compounding merupakan perhitung nilai masa depan berdasarkan nilai masa kini.


Formula dari Future Value:
FV= PV x (1+i)n
Keterangan :
  FV = Future Value / Nilai Mendatang
  PV= Present Value / Nilai sekarang / Arus Kas Awal
  i  = Rate / Tingkat Bunga
  n = Tahun Ke-n (dibaca dan dihitung pangkat n)

present value (PV)
Selain itu, kita juga bisa menghitung nilai tunai sekarang dari sejumlah uang yang akan diterima dalam suatu periode di masa yang akan datang.
PV = FVn / (1 + r)n
Keterangan :
  PV = Present Value / Nilai Sekarang
  FVn  = Arus kas pada tahun ke-n
  r = Rate / Tingkat bunga
  n = Tahun Ke-n (dibaca dan dihitung pangkat n)



Mencari nilai i (persentase bunga)
FV = PV x (1+i)n
(1+i)n = FV  / PV



KONSEP ANUITY
Anuitas adalah serangkaian pembayaran dalam jumlah yang sama yang dilakukan selama jangka waktu yang tetap dalam periode yang telah ditentukan. Beberapa contoh dari perhitungan anuitas dalam keuangan individu, misalnya cicilan bulanan kredit mobil atau rumah dan pembayaran biaya kontrak rumah bulanan. Arus kas ini bisa merupakan arus kas masuk sebagai pengembalian atas investasi maupun arus keluar yang dialokasikan sebagai tujuan investasi.

FUTURE VALUE ANUITY
Nilai masa depan anuitas memberikan nilai dari sebuah perencanaan tabungan yang dilakukan secara tetap baik besaran dan waktunya selama jangka waktu tertentu. Misalkan Anda memutuskan untuk menyisihkan atau menabung sebesar Rp 5 juta setiap akhir tahun selama 30 tahun untuk persiapan dana di saat Anda pensiun. Dengan asumsi bunga yang bisa didapat adalah sebesar 12 persen per-tahun, berapa jumlah dana yang terkumpul setelah 30 tahun?
Perhitungan ini dapat dilakukan dengan Rumus dari nilai masa depan Anuitas:
FVA = PMT x (1+i)n-1+ PMT x(1+i)n-2 + … + PMT(1+i)0
di mana :
  FVA  =  Future Value Anuity.
  PMT = Pembayaran secara periodic (ex:  tabungan, cicilan)
  i = tingkat suku bunga
  n =periode.

PRESENT VALUE ANUITY
Sementara itu, nilai tunai (nilai saat ini) dari sejumlah anuitas (PVA à Present Value Anuity) merupakan kebalikan dari FVA,
PVA = PMT/(1+i)1 + PMT/(1+i)2 + … + PMT/(1+i)n
Dimana
  PVA adalah present Value Anuity
  PMT adalah pembayaran (ex: tabungan, cicilan, dll)
  i adalah tingkat suku bunga
  n adalah jangka waktu pembayaran.
PVA Anuitas Biasa
FVA di mana serangkaian pembayarn yang sama jumlahnya dilakukan pada akhir tiap periode.
PVA Anuitas Jatuh Tempo
PVA di mana serangkaian pembayaran yang sama jumlahnya dilakukan pada awal tiap periode.

ALIRAN ARUS KAS YANG TIDAK MERATA
PV = CF1/(1+i)1 + CF2/(1+i)2 + … + CF3/(1+i)n
FV = CF1(1+i)n-1 + CF2(1+i)n-2 + … + CFn
Dimana :
CF = Cas Flow

Dengan dimengerti konsep nilai waktu uang ini maka Anda bisa mempraktekkannya kedalam perencanaan keuangan yang kita dimasa depan.
Dengan mengetahui nilai tujuan keuangan masa depan, kita dapat menghitung berapa besar tabungan yang harus kita sisihkan guna mencapai tujuan dimasa depan.
Konsep bunga berbunga atau bunga majemuk dengan penekanan pada anuitas sangatlah penting untuk dipahami oleh semua individu karena memberikan suatu alternatif perhitungan investasi guna mencapai tujuan keuangan yang diinginkan. Semoga uraian singkat ini bermanfaat bagi kita semua. 


Sumber refresi :

Dr. H Cecep Winata, Msi 
www.wikipedia.co.id
www.google.co.id

putu suardiana April 21, 2013
Read more ...
google.com, pub-2435098089246002, DIRECT, f08c47fec0942fa0
User-agent: Mediapartners-Google Disallow: User-agent: * Disallow: /search Allow: / Sitemap: https://putusuardiana.blogspot.com/sitemap.xml